It was announced back in February last year but until now, Sony Ericsson’s Xperia X1 touchscreen iPhone baiter has remained tantalizingly out of reach. With its full QWERTY keypad and handwriting recognition, is it enough to bruise Apple mobile phone?
Let’s take a look at Sony Ericsson Xperia X1 mobile phone’s panel beater. Underneath the Sony Ericsson Xperia X1 mobile phone’s attractive, new-fashioned touchscreen there’s Windows Mobile operating system. It’s hiding behind a snazzy customizable interface called Xperia Panels, which softens the blow a bit, but you’re only ever a prod away from being dumped into Windows Mobile misery.
Sony Ericsson Xperia Mobile Phone
Jika Microsoft dan Cisco Menjadi Partner
Cisco dan Microsoft rupanya telah mengembangkan sebuah aplikasi yang khusus ditujukan untuk perusahaan yang mencoba mengembangkan fungsi Windows Server 2008 yang masih terbatas di kantor-kantor cabangnya. Produk baru tersebut diperkenalkan Rabu lalu, dengan mengintegrasikan fungsi Windows Server dan layanan aplikasi area Cisco, yang kemudian akan mengkomunikaskan jaringan ke alat Cisco WAAS (Wide Area Application Services) dalam sebuah data center. Layanan Windows termasuk Microsoft Active Directory, Domain Name System Server, Dynamic Host Configuration Protocol Server, dan print services.
Fungsi jaringan Windows Server akan diatur melalui Cisco WAAS Central Manager, sementara Windows Server dapat dikendalikan dari jarak jauh oleh staff IT di data center melalui Microsoft System Center. Dalam pemasaran alat Cisco ini, maka Cisco dan Microsoft telah menargetkan banyak perusahaan yang ingin mengembangkan Windows Server 2008. Cisco mengungkapkan dengan WAAS Central Manager ini akan lebih mempermudah management dari jarak jauh dan menghemat cost perusahaan yang menggunakannya.
Sebagai tambahan, untuk memiliki peralatan dari Cisco dan Microsoft ini di rumah, maka akan memberikan waktu respon computer yang lebih cepat daripada bila produk didstribusikan secara terpusat dari data center. Cisco dan Microsoft sendiri telah bergabung dalam sebuah website yang dinamakan “Windows Server on WAAS”. Sementara untuk harga mereka belum memberi informasi lebih lanjut. Bulan Spetember lalu, Cisco dan Microsoft telah merilis platform remote management WAAS ini untuk diaplikasikn dalam konferensi video tingkat tinggi. (h_n)
Diskusikan berita ini di Diskusi BeritaNET.com
Goodbye Windows Vista, Lifelong XP
Masih ingatkah Anda ketika Microsoft mulai membatasi penjualan Windows XP dalam rangka menjelang terbitnya Windows 7 yang mungkin akan menggantikan Vista? Namun, sepertinya Microsoft harus mengubah semua prosedur yang telah dibuat sebelumnya mengenai batas hidup Windows XP.
Microsoft mulai menyadari kemauan sebagian besar konsumennya yang masih ingin menggunakan Windows XP dan telah merasa kurang puas dengan Vista. Untuk memenuhi keinginan konsumen, maka Microsoft memperpanjang batas waktu bagi para pengguna PC agar dapat mendowngrade atau berpindah dari Windows Vista ke Windows XP di mesin computer mereka.
Microsoft sendiri telah membuat aturan mengenai frame time downgrade ke Windows XP mulai 31 Januari 2009 hingga 31 Juli 2009. “Dengan adanya aturan tersebut, bukan berarti hak downgrade sistem menjadi hilang. Jika banyak konsumen yang berpindah dari Windows Vista ke Windows XP, maka kami akan memastikan bahwa proses transisinya dapat berjalan lancer dan sehalus mungkin. Namun untuk penyediaan media downgrade membutuhkan waktu beberapa bulan sebagai bukti dari komitmen kami.”, kata juru bicara Microsoft.
Microsoft memperkirakan sekitar enam bulan untuk menyediakan media downgrade untuk XP Professional untuk OEM dan system builder, bagi user yang terlanjur menggunakan Windows Vista Ultimate dan Business editions. Jadi bagi Anda yang ingin men-downgrade atau beralih dari Vista ke Windows XP, masih ada kesempatan hingga tahun 2009. (h_n) (Sumber by : http://beritanet.com)
Barcode,Di kartu OSIS
Perkembangan Teknologi informasi di SMK Informatika Cirebon semakin maju saja. Itu di buktikan dengan adanya Barcode di setiap kartu OSIS siswa smk informatika al irsyad al islamiyyah kota cirebon. Walaupun kartu OSIS ini baru saja di buat dan dibagikan kepada siswa, tetapi ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi kami. barcode ini berfungsi untuk absensi siswa sehingga sekertaris kelas tidak usah susah-susah lagi menunggu dan mengabsen teman-temannya lagi.Siswa hanya mendekatkan kartu OSIS nya ke alat pendeteksi barcode.
Selain itu, teknologi ini juga berfungsi untuk melatih kejujuran siswa dan siswi, bisa saja karu itu di titipkan kepada temanya dan di minta untuk diabsen. Selain untuk absensi siswa barcode di kartu OSIS ini juga berfungsi sebagai kartu peminjaman buku perpustakaan siswa, dan lagi-lagi membantu petugas perpustakaan untuk mendata siswa yang akan meminjam buku di perpustakaan. Teknologi ini disambut baik oleh para siswanya, karena memudahkan siswa dalam beraktivitas di sekolah. oleh karena itu pantas jika SMK Informatika Cirebon di juluki The School Of IT, Semoga untuk selanjutnya muncul teknologi baru yang akan memudahkan siswanya..Maju terus perkembangan TI di Indonesia.